Kupang, Avis News — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono resmi menyiapkan portal digital berbasis sistem IT terpadu untuk memantau seluruh proses rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari dapur produksi hingga distribusi akhir ke sekolah. Langkah inovatif ini ditempuh BGN guna membangun transparansi publik yang akuntabel sekaligus memberikan kepastian kepada para orang tua murid terkait kualitas menu, tampilan visual makanan, serta kandungan gizi harian yang disajikan untuk anak-anak mereka.

Portal digital yang ditargetkan rampung dan siap beroperasi dalam satu hingga dua minggu ke depan ini dirancang sebagai platform pengawasan terbuka bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) utama MBG, khususnya pihak sekolah dan wali murid.

Melalui portal interaktif tersebut, masyarakat dan orang tua dapat melacak secara detail keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia masakan yang bertanggung jawab melayani wilayah sekolah anak mereka. Tidak hanya itu, sistem berbasis IT ini juga akan menampilkan foto hidangan secara real-time, rincian komposisi menu harian, hingga perhitungan kadar nutrisi dan kalori yang diproduksi oleh negara.

Ditemui usai menghadiri rapat Perbaikan Tata Kelola Program MBG pada Rabu (29/7), Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa integrasi teknologi digital ini merupakan komitmen mutlak pemerintah dalam menjaga akuntabilitas, standar keamanan pangan (food safety), serta efektivitas distribusi gizi anak-anak sekolah penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Melalui sistem pengawasan publik berbasis teknologi ini, BGN berharap tidak ada lagi keraguan masyarakat terkait kualitas dan porsi makanan. Orang tua kini dapat ikut berperan aktif sebagai pengawas independen demi menyukseskan program pemenuhan gizi nasional menuju generasi emas Indonesia.