Kupang, Avis News — Presiden Prabowo Subianto bakal membangun 10 Universitas Republik Indonesia (URI) yang didanai penuh oleh APBN untuk menyediakan akses pendidikan tinggi secara gratis bagi talenta terbaik bangsa. Kebijakan strategis ini diluncurkan pemerintah guna mempercepat pemerataan kualitas pendidikan unggul, memangkas ketimpangan akses perguruan tinggi di berbagai daerah, serta mencetak sumber daya manusia berdaya saing global yang siap mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Dalam perencanaannya, kampus-kampus baru ini dirancang sebagai ekosistem pendidikan tinggi berstandar internasional yang berfokus pada bidang-bidang strategis seperti sains, teknologi, rekayasa, matematika (STEM), hingga tata kelola pemerintahan dan ekonomi masa depan.
Pemerintah menargetkan pembangunan 10 titik kampus Universitas Republik Indonesia ini tersebar secara merata dari barat hingga timur Indonesia. Langkah ini diambil agar anak-anak berprestasi dari seluruh penjuru daerah—termasuk wilayah terluar dan kurang terjangkau—bisa menikmati pendidikan berkualitas tanpa terkendala beban biaya.
Dengan pembiayaan penuh yang ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), seluruh mahasiswa yang lolos seleksi ketat di Universitas Republik Indonesia akan memproleh beasiswa penuh mencakup biaya kuliah hingga tunjangan pendukung pembelajaran.
Pemerintah optimistis keberadaan ekosistem baru Universitas Republik Indonesia ini tidak hanya menjadi pilar pendorong riset dan inovasi nasional, tetapi juga menjadi mesin penggerak utama dalam melahirkan generasi pemimpin serta ahli teknologi masa depan.
Masyarakat dan calon mahasiswa diimbau untuk terus memantau informasi resmi mengenai tahapan pembangunan, kriteria seleksi, serta persebaran lokasi kampus Universitas Republik Indonesia agar dapat memanfaatkan peluang emas pendidikan tinggi ini secara maksimal.