Kupang, Avis News — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid menghadirkan terobosan besar melalui peluncuran program "Berani Cerdas 2026". Program ini dirancang untuk memberikan fasilitas kuliah gratis dan menanggung Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi warganya dari jenjang S1, S2, S3, hingga Profesi Dokter Spesialis.

Kebijakan pro-rakyat ini bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus menargetkan pencapaian minimal satu sarjana dalam setiap keluarga di Sulawesi Tengah.

Skema Program dan Syarat Pengabdian Daerah

Program Berani Cerdas terbuka secara luas bagi calon mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sulawesi Tengah dan menempuh studi di perguruan tinggi yang telah bekerja sama dengan Pemprov Sulteng.

Tidak hanya menanggung penuh biaya UKT, penerima manfaat program ini juga berkesempatan mendapatkan tambahan bantuan dana hingga Rp5 juta.

Kendati demikian, terdapat komitmen timbal balik yang disyaratkan oleh pemerintah daerah. Para penerima bantuan pendidikan wajib bersedia kembali dan mengabdi di daerah setelah menyelesaikan studinya, sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Misi Menuju Generasi Emas 2045

Di atas kertas, langkah progresif ini menjadi instrumen strategis jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan struktural melalui pemerataan akses ilmu pengetahuan di bumi Tadulako.

Namun dari kacamata implementasi birokrasi, ketepatan sasaran dan transparansi pendataan menjadi kunci utama agar alokasi anggaran pendidikan ini benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

Pemerintah daerah optimis bahwa investasi di bidang sumber daya manusia ini akan menjadi fondasi kokoh bagi Sulawesi Tengah dalam menyongsong visi besar Generasi Emas 2045.

Sebab pada akhirnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik yang dibangun, tetapi dari seberapa luas kesempatan belajar dan kecerdasan yang diberikan kepada anak-anak bangsanya.

AVIS News — Kritis Tanpa Gaduh, Berpihak Tanpa Menghakimi.