Kupang, Avis News — Skuad Garuda bersiap menghadapi ajang bergengsi regional dalam turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Di bawah arahan pelatih kepala John Herdman, Timnas Indonesia diproyeksikan tampil dengan kekuatan penuh untuk mengamankan target tinggi sekaligus mendongkrak posisi Indonesia menuju jajaran 100 besar ranking dunia FIFA.
Persiapan intensif terus dimatangkan melalui pemanggilan para pemain terbaik, termasuk memanggil 23 pemain pilihan untuk menjalani pemusatan latihan intensif jelang bergulirnya kejuaraan.
Komposisi Skuad dan Pilar Utama Skuad Garuda
Pada sektor pertahanan, kombinasi pemain berpengalaman seperti Kevin Diks, Jay Idzes, Elkan Baggott, serta Calvin Verdonk digadang-gadang bakal menjadi tembok kokoh pilihan utama. Keempat pilar ini memiliki rekam jejak berkompetisi di panggung sepak bola Eropa yang diyakini mampu memberikan soliditas tangguh bagi lini belakang racikan Herdman.
Jay Idzes diprediksi kembali memegang komando di jantung lini pertahanan usai tuntas dari pemulihan cedera tumitnya. Di sisi lain, fleksibilitas posisi yang dimiliki oleh Kevin Diks dan Calvin Verdonk akan memberikan banyak opsi taktik bagi pelatih. Sementara itu, Elkan Baggott yang kini menginjak usia 23 tahun siap diandalkan dalam memenangkan duel-duel udara berkat keunggulan postur menjulang setinggi 196 sentimeter.
Bergeser ke lini penyerangan, penyerang tajam Ole Romeny masuk dalam radar utama juru taktik untuk mendobrak pertahanan lawan. Kehadiran ampunan klub Fortuna Sittard tersebut diharapkan mampu menjadi solusi produktivitas gol bagi lini depan Timnas Indonesia.
Selain itu, nama talenta muda Luke Vickery turut masuk dalam kalkulasi proyeksi skuad yang dipertimbangkan oleh Herdman untuk menambah kedalaman komposisi tim Merah Putih.
Di atas kertas, kombinasi pemain abroad berpengalaman dan talenta berbakat memberikan kedalaman skuad yang mumpuni bagi Indonesia untuk bersaing di level Asia Tenggara.
Tetapi dari sisi tantangan di lapangan, persaingan ketat dari negara tetangga menuntut konsistensi tinggi di setiap lini permainan agar target juara dapat direalisasikan.
Dukungan penuh dari suporter serta kesiapan fisik maupun taktik pemain akan menjadi penentu utama langkah Garuda sepanjang turnamen.
Sebab pada akhirnya, mendulang prestasi di kancah regional bukan sekadar trofi semata, melainkan batu loncatan penting untuk membuktikan keperkasaan sepak bola Indonesia di kancah global.