Kupang, Avis News — Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menyalurkan 20 ton bantuan logistik dan bertolak langsung menuju lokasi terdampak gempabumi di Nusa Tenggara Timur menggunakan pesawat angkut berat A400M milik TNI Angkatan Udara, Selasa, 18 Agustus 2026. Pengerahan armada udara dan pengiriman bantuan darurat tersebut dipimpin oleh Menhan guna mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak di Flores, menembus keterisolasian jalur logistik pascagempabumi, serta memastikan penanganan krisis kemanusiaan berjalan optimal di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan dan TNI.

Bantuan seberat 20 ton tersebut mencakup berbagai kebutuhan mendesak bagi para pengungsi, mulai dari tenda darurat, perlengkapan medis, obat-obatan, makanan siap saji, hingga perangkat komunikasi satelit Starlink. Kehadiran akses internet satelit diprioritaskan untuk memulihkan jaringan komunikasi petugas di posko bencana yang sempat terputus.

Pesawat A400M yang dikerahkan Kementerian Pertahanan menjadi sarana angkut utama dalam memobilisasi pasokan bantuan berskala besar secara cepat dan efisien. Langkah penerbangan langsung ini dipandang krusial mengingat infrastruktur darat di beberapa titik Pulau Flores masih mengalami kerusakan.

Setibanya di lokasi, Jajaran Kodam IX/Udayana dan prajurit TNI di lapangan bergerak cepat mengamankan serta membagikan bantuan logistik tersebut ke posko-posko pengungsian utama. Sinergi lintas satuan TNI dikerahkan penuh demi menjamin penyaluran bantuan tepat sasaran dan merata.

Menteri Pertahanan meninjau langsung kesiapan posko kesehatan serta mendengarkan aspirasi dan kebutuhan mendesak warga di area pengungsian. Kehadiran jimpinan Kementerian Pertahanan di lapangan ditujukan untuk memberikan dukungan moral dan kepastian perlindungan dari negara bagi masyarakat yang tertimpa musibah.

Selain mendistribusikan perlengkapan logistik, Kemhan dan TNI siap memobilisasi personel tambahan untuk membantu proses pembersihan pendaratan darurat, perbaikan jaringan transportasi, serta pendirian fasilitas penampungan sementara yang layak.

Melalui penyiapan pesawat angkut A400M dan pengiriman 20 ton bantuan logistik ini, Kementerian Pertahanan menegaskan komitmen penuh pemerintah dalam aksi tanggap darurat di Nusa Tenggara Timur. Penanganan menyeluruh dipastikan terus berlanjut hingga kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Flores pulih kembali.