Kupang, Avis News — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di bawah supervisi Badan Pengelola Investasi Danantara resmi membagikan dividen jumbo senilai Rp. 52,1 triliun untuk tahun buku 2025 demi memperkuat kontribusi pada penerimaan negara serta mendorong perputaran ekonomi kerakyatan nasional. Pembagian dividen yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) ini mencatatkan rekor nilai pembagian dividen tertinggi sepanjang sejarah berdirinya BRI.
Capaian dividen fantastis tersebut berhasil diraih berkat moncernya kinerja keuangan perseroan yang sukses mengantongi laba bersih konsolidasian sebesar Rp. 57,132 triliun sepanjang tahun 2025. Tren positif ini terus berlanjut hingga Triwulan I-2026, di mana BRI secara konsisten menguji daya gedor bisnisnya melalui eksekusi program transformasi "BRIVolution Reignite" untuk memperkuat efisiensi, digitalisasi, serta produktivitas di seluruh lini bisnis inti.
Tidak hanya mencetak rekor dari sisi deviden, bank plat merah ini juga bertransformasi melalui langkah corporate rebranding beridentitas lebih modern dan inklusif lewat semangat "Satu Bank untuk Semua". Penguatan fundamental keuangan perseroan makin solid berkat pertumbuhan dana murah (CASA) yang melonjak 13,2 persen menjadi Rp. 1.058,6 triliun, sehingga mampu menekan biaya dana (cost of fund) turun ke level 2,3 persen.
Komitmen BRI terhadap sektor riil dan ekonomi kerakyatan dibuktikan lewat percepatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menembus Rp. 84,36 triliun hingga Mei 2026. Sebanyak 67,18 persen dari total KUR tersebut dialokasikan ke sektor produktif, dengan sektor pertanian tercatat sebagai penerima manfaat terbesar. Selain itu, akses pembiayaan perumahan juga diperluas melalui penyaluran KPP sebesar Rp. 9,5 triliun kepada lebih dari 68 ribu debitur, dari total alokasi Rp. 12 triliun yang disiapkan sepanjang 2026.
Pemberdayaan masyarakat hingga tingkat akar rumput turut diperkuat lewat pendampingan 5.245 Desa BRILiaN, pendaftaran 15,6 juta pengguna di platform LinkUMKM, serta pembinaan lebih dari 43 ribu klaster usaha di seluruh Indonesia. Sinergi ekosistem grup usaha juga makin solid, di mana jajaran perusahaan anak BRI mampu menyumbangkan kontribusi laba bersih hingga Rp. 3,89 triliun atau setara 25,1 persen dari total laba konsolidasian pada Triwulan I-2026.
COO Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria mengapresiasi tinggi kinerja positif Bank Himbara tersebut. Dony menilai peran BRI sangat strategis sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan daya saing ekonomi kerakyatan Indonesia di tengah dinamika global.