Kupang, Avis News — PT Pertamina (Persero) mengeringkan 11 armada mobil tangki bahan bakar minyak (BBM) tambahan yang diberangkatkan dari Integrated Terminal Bima menuju Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 18 Agustus 2026. Langkah pemulihan pasokan energi darurat tersebut diinstruksikan oleh manajemen Pertamina guna mempercepat normalisasi distribusi BBM pascagempabumi bermagnitudo 7,7, menjamin ketersediaan energi bagi kendaraan operasional tim SAR dan ambulans, serta memulihkan pasokan bahan bakar di puluhan SPBU yang terdampak bencana.
Direktur Utama Pertamina turun langsung ke kawasan Flores untuk memimpin dan meninjau proses penyaluran bantuan krisis kemanusiaan serta pemulihan infrastruktur energi secara komprehensif. Kehadiran jimpinan tertinggi BUMN migas tersebut bertujuan untuk memastikan jalur distribusi logistik energi tidak mengalami hambatan berarti.
Pengiriman armada tambahan mobil tangki ini menempuh jalur kombinasi darat dan penyeberangan laut dari Sumbawa menuju Flores. Pengawalan ketat dikerjakan bersama tim terkait demi menembus kawasan-kawasan terisolasi yang sempat terputus akibat kerusakan infrastruktur jalan.
Hingga saat ini, Pertamina berhasil mereaktivasi dan mengoperasikan kembali setidaknya 47 SPBU di seluruh wilayah terdampak gempa di Pulau Flores. Pembukaan kembali stasiun pengisian bahan bakar ini menjadi krusial untuk menggerakkan kembali roda perekonomian dan mobilitas warga pengungsi.
Selain memprioritaskan penyaluran BBM jenis bahan bakar kendaraan, Pertamina juga menjamin ketercukupan pasokan elpiji dan avtur untuk kebutuhan helikopter evakuasi. Kesiapsiagaan stok di Fuel Terminal terdekat dipastikan berada pada level aman untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi selama masa tanggap darurat.
Manajemen BUMN ini juga mendirikan posko peduli bencana serta menyalurkan bantuan logistik sembako, perlengkapan medis, dan tenda darurat bagi masyarakat Flores. Sinergi lintas instansi terus diperkuat bersama pemerintah daerah dan TNI-Polri demi mempercepat pemulihan fisik kawasan terdampak.
Melalui percepatan pengiriman mobil tangki BBM dan kehadiran langsung pimpinan perusahaan di lapangan, Pertamina menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pemulihan pascabencana di Nusa Tenggara Timur. Pemulihan energi yang cepat diharapkan menjadi penopang utama keberhasilan seluruh proses tanggap darurat dan rekonstruksi di Flores.