Kupang, Avis News — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan secara serentak 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 titik sumber air bersih TNI Angkatan Darat di berbagai pelosok daerah di Indonesia. Peresmian infrastruktur publik ini diselenggarakan pemerintah guna mempercepat konektivitas antarwilayah perdesaan, memenuhi kebutuhan dasar air bersih masyarakat, serta memperkuat wujud sinergi dan misi bakti nyata TNI-Polri kepada rakyat Indonesia.
Langkah strategis ini menjadi bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur berbasis kerakyatan yang langsung menyentuh kebutuhan vital warga di daerah terisolasi. Pembangunan sarana fasilitas umum ini dikerjakan secara gotong royong oleh prajurit TNI dan anggota Polri bersama masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kehadiran infrastruktur pemukiman dan akses perdesaan guna menopang mobilitas ekonomi warga. Presiden mengapresiasi kerja keras jajaran TNI dan Polri yang terus hadir melayani dan menyelesaikan persoalan riil yang dihadapi masyarakat di tingkat akar rumput.
Presiden juga berpesan kepada seluruh warga penerima manfaat agar menjaga dan merawat dengan baik ribuan fasilitas jembatan serta titik air bersih yang telah dibangun. Pemeliharaan swadaya dari masyarakat sangat krusial agar masa pakai fasilitas infrastruktur ini dapat bertahan lama dan terus memberikan manfaat lintas generasi.
Penyediaan 3.000 titik sumber air bersih oleh TNI AD diproyeksikan mampu mengatasi permasalahan kekeringan dan krisis air bersih di berbagai wilayah rawan kekeringan. Akses air bersih yang terjamin diharapkan dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat serta mendukung sanitasi lingkungan yang lebih baik.
Sementara itu, kehadiran 3.395 jembatan penghubung dipastikan memperlancar jalur distribusi hasil pertanian, akses anak-anak menuju sekolah, serta konektivitas pelayanan kesehatan di wilayah terpencil. Keberadaan jembatan ini memangkas waktu tempuh warga yang sebelumnya harus menyeberangi sungai dengan risiko tinggi.
Melalui peresmian massal ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang adil dan merata di seluruh penjuru tanah air. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi pondasi utama dalam mendorong pemerataan kesejahteraan dan memperkokoh kemandirian bangsa.