Kupang, Avis News — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengerahkan tim gabungan nasional dan mendistribusikan 50 ribu paket sembako untuk penanganan darurat korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Langkah respons cepat tersebut diinstruksikan oleh Kepala Negara guna memastikan pasokan kebutuhan pokok pengungsi terpenuhi secara masif, memimpin koordinasi percepatan evakuasi korban terdampak di Kepulauan Flores, serta menggerakkan alutsista TNI dan Polri untuk mendistribusikan bantuan logistik hingga ke daerah terisolasi.
Pengerahan bantuan skala besar ini diberangkatkan langsung menggunakan jalur udara dan laut sejak Sabtu pagi berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Setiap paket logistik yang disalurkan berisi bahan pangan esensial, air bersih, obat-obatan dasar, serta perlengkapan keluarga yang dibutuhkan pengungsi di tenda-tenda darurat.
Presiden menegaskan bahwa keselamatan serta jaminan kebutuhan hidup seluruh warga terdampak di Flores menjadi prioritas utama pemerintah saat ini. Jajaran menteri terkait beserta instansi penanggulangan bencana diperintahkan untuk bekerja 24 jam di titik-titik krisis bencana.
Tim gabungan yang diterjunkan terdiri dari personil TNI, Polri, Badan SAR Nasional, Kementerian Sosial, dan tenaga medis pendukung. Kehadiran tim penyelamat difokuskan untuk membantu proses evakuasi korban yang masih tertimpa bangunan serta memulihkan sarana infrastruktur transportasi yang rusak.
Kementerian Informasi dan Komunikasi bersama Kementerian Perhubungan turut disiagakan untuk memulihkan jaringan komunikasi dan mengamankan jalur distribusi darat serta pelabuhan logistik. Penanganan kendala transportasi darat seperti material longsoran di rute Trans Flores dikerjakan secara paralel menggunakan alat berat.
Pemerintah daerah Nusa Tenggara Timur menyampaikan apresiasi atas respons tanggap darurat yang cepat dari pemerintah pusat dalam menyikapi bencana guncangan hebat ini. Sinergi antara pusat dan daerah diharapkan dapat meminimalkan dampak krisis kemanusiaan serta mempercepat stabilisasi kondisi masyarakat setempat.
Melalui penyiapan 50 ribu paket bantuan sembako dan pengerahan tim gabungan ini, pemerintah optimistis tahap awal pemulihan darurat bencana gempa Flores dapat teratasi secara efektif. Pemerintah mengimbau warga untuk tetap menyatukan solidaritas serta mengikuti arahan mitigasi resmi dari petugas di lapangan selama periode tanggap darurat.