Kupang, Avis News — Pegiat sosial Ferry Irwandi bertolak langsung ke Nusa Tenggara Timur (NTT) guna menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi pada pertengahan Agustus 2026. Aksi tanggap darurat tersebut direalisasikan oleh Ferry Irwandi usai gerakan penggalangan dana publik yang diinisiasinya berhasil menghimpun donasi dalam jumlah besar hingga menembus angka lebih dari Rp5 miliar.
Melalui platform media sosial miliknya, Ferry menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada puluhan ribu donatur atas kepedulian mereka terhadap para korban. Besarnya simpati masyarakat dipastikan menjadi penyokong utama dalam pemenuhan kebutuhan logistik dan perlengkapan darurat di wilayah bencana.
Guna memastikan distribusi logistik berjalan efektif dan menjangkau daerah terisolasi, Ferry telah menyiagakan sejumlah relawan yang disebar ke berbagai titik terdampak di NTT. Pembagian wilayah operasional ini ditujukan agar bantuan tidak menumpuk di satu lokasi saja dan penyalurannya dapat berlangsung merata.
Secara pribadi, Ferry memfokuskan pemantauan dan penyaluran bantuan langsung ke kawasan Kabupaten Manggarai Timur dan sekitarnya. Wilayah tersebut dinilai memerlukan perhatian serta penanganan khusus pascabencana akibat kerusakan infrastruktur pemukiman warga.
Selain mengawal jalannya aksi kemanusiaan di lapangan, Ferry menekankan komitmennya untuk mengedepankan prinsip transparansi pengelolaan dana publik. Seluruh alokasi penggunaan donasi dilaporkan secara terbuka agar publik dan para donatur dapat memantau pergerakan bantuan.
Sinergi antara relawan independen dan masyarakat tecermin dalam penggalangan dana cepat ini. Gerakan soliditas tersebut menjadi bukti nyata kepedulian publik dalam meringankan beban para penyintas bencana gempa bumi di wilayah Indonesia Timur.
Melalui penyaluran bantuan langsung dan pendampingan di lapangan, penyaluran logistik ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan awal warga terdampak. Komitmen pengawalan donasi secara berkala dipastikan terus berjalan hingga seluruh alokasi dana tersalurkan tepat sasaran.