Kupang, Avis News — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di kawasan Nusa Tenggara Timur untuk tetap tenang namun waspada pasca-tercatatnya 1.624 kali gempabumi susulan setelah guncangan utama bermagnitudo 7,7 di perairan Flores. Imbauan publik dan rilis pemutakhiran data seismik tersebut disampaikan oleh BMKG guna memetakan tren penurunan frekuensi guncangan susulan, mengantisipasi potensi bahaya gempa berkuatan signifikan yang masih terjadi, serta memastikan keselamatan warga di kawasan pesisir Flores pasca-terjadinya potensi gelombang tsunami.
Berdasarkan analisis pemantauan BMKG, dari ribuan gempabumi susulan yang terekam, terdapat 23 kali gempa yang memiliki kekuatan di atas magnitudo 5,0. Gempa susulan terbesar yang terdeteksi berkekuatan magnitudo 6,2, sehingga masih dapat dirasakan dengan jelas oleh warga di daratan.
BMKG mengonfirmasi bahwa guncangan utama sebelumnya juga memicu terjadinya tsunami kecil di beberapa titik pesisir, seperti ketinggian air laut yang terukur mencapai 1,6 meter di wilayah Pota, Manggarai Timur. Pemantauan ketat terhadap pergerakan muka air laut terus dilakukan guna memastikan tidak ada ancaman tsunami susulan.
Kepala BMKG menegaskan bahwa maraknya gempa susulan merupakan proses pelepasan energi magmatis dan tektonik yang wajar pasca-gempa utama berukuran besar. Masyarakat diminta tidak mudah panik dan menghindari bangunan yang sudah retak atau berstruktur tidak stabil.
Tim respons cepat BMKG terus memantau pergerakan sesar aktif di perairan Laut Flores secara konstan selama 24 jam. Hasil pemantauan frekuensi dan magnitudo gempabumi dipublikasikan secara rutin demi memberikan kepastian informasi bagi warga dan tim SAR gabungan.
Masyarakat yang berada di area pengungsian diimbau untuk tetap memperhatikan petunjuk dari pihak BMKG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Warga juga diingatkan untuk tidak percaya pada isu atau spekulasi liar yang tidak bersumber dari otoritas resmi kebencanaan.
Melalui pemantauan ketat terhadap 1.624 gempa susulan ini, BMKG berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat Flores dengan informasi yang akurat dan cepat. Sikap waspada dan kepatuhan terhadap arahan keselamatan menjadi kunci penting dalam menghadapi situasi tanggap darurat pascagempabumi.