Kupang, Avis News — Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara (suspend) operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi di Semarang, Jawa Tengah, buntut terjadinya kasus dugaan keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 707 siswa dan guru. Langkah tegas penghentian operasional ini diambil pemerintah guna mengisolasi risiko, mempermudah proses investigasi mendalam, serta memastikan keselamatan seluruh penerima manfaat program prioritas nasional tersebut.

Insiden luar biasa ini bermula ketika ratusan pelajar bersama jajaran tenaga pendidik dari sekolah penerima manfaat mengeluhkan gejala mual, muntah, pusing, hingga diare tidak lama setelah mengonsumsi sajian paket MBG. Berdasarkan hasil penelusuran awal di lapangan, dugaan keracunan massal tersebut disinyalir dipicu oleh bumbu olahan pada menu rendang daun yang terkontaminasi atau mengalami kerusakan mutu sebelum disajikan.

Guna memastikan penyebab pasti kontaminasi, Dinas Kesehatan Kota Semarang bersama tim investigasi BGN telah diterunkan ke lokasi untuk mengambil sampel makanan, bumbu dapur, serta bahan baku yang digunakan di dapur SPPG Karangturi. Seluruh sampel bahan makanan tersebut kini tengah menjalani uji laboratorium secara intensif di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) untuk mengidentifikasi keberadaan kandungan mikroba berbahaya maupun zat kimia beracun.

Selain melakukan pengujian laboratorium, BGN dan pemerintah daerah berfokus penuh pada penanganan medis serta pemulihan kesehatan ratusan korban yang terdampak. Sebagian besar siswa dan guru yang mengalami gejala ringan hingga sedang telah mendapatkan perawatan darurat di puskesmas serta rumah sakit terdekat, di mana mayoritas korban kini dilaporkan dalam kondisi stabil dan berangsur membaik.

Pihak Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa penghentian sementara operasional SPPG Karangturi akan diberlakukan hingga seluruh proses investigasi, evaluasi standar operasional prosedur (SOP), dan sterilisasi dapur selesai dilakukan secara menyeluruh. Pemerintah menjamin akan mengevaluasi secara ketat sistem pengawasan bahan baku dan proses memasak di seluruh jaringan dapur penyedia MBG untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.