Kupang, Avis News — Grab Indonesia meluncurkan program pelatihan GrabAcademy 2026 guna mengajak dan mendorong para mitra pengemudi serta UMKM bersinergi untuk berkembang naik kelas. Peluncuran inisiatif baru ini dihadirkan Grab guna meningkatkan kapasitas digital, keterampilan kewirausahaan, serta memperluas peluang para mitra agar dapat masuk dan terintegrasi lebih dalam ke dalam ekosistem bisnis UMKM nasional.
Melalui GrabAcademy, para mitra dibekali dengan modul pelatihan terstruktur yang mencakup manajemen keuangan digital, strategi pemasaran digital, hingga pemanfaatan teknologi platform untuk meningkatkan penjualan. Program ini dirancang khusus agar mudah diakses secara fleksibel oleh para mitra di tengah aktivitas operasional harian mereka.
Manajemen Grab Indonesia menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjadi penyedia aplikasi transportasi dan pengiriman, melainkan mitra tumbuh bersama. Peningkatan kapasitas mitra dinilai menjadi kunci vital dalam membangun fondasi ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan di tanah air.
Sinergi antara mitra pengemudi dan pelaku usaha kuliner/UMKM dalam ekosistem Grab dipandang mampu menciptakan efek pengganda ekonomi yang kuat. Mitra pengemudi yang teredukasi dapat memberikan kualitas layanan pengantaran yang lebih profesional, sementara mitra UMKM mendapatkan lonjakan pesanan yang terkelola dengan baik.
Para mitra menyambut antusias hadirnya GrabAcademy 2026 karena memberikan ruang bagi mereka untuk menambah pengetahuan bisnis baru tanpa mengganggu jam kerja rutin. Sertifikasi yang didapat dari pelatihan ini juga menjadi dorongan nilai tambah moral dan profesionalisme saat menjalankan usaha.
Sejumlah pakar ekonomi digital mengapresiasi langkah Grab yang konsisten dalam membina dan meningkatkan literasi digital jutaan mitranya. Penguatan kapasitas para pekerja informal dan UMKM dinilai dapat mendongkrak ketahanan ekonomi masyarakat di tengah persaingan pasar yang kian kompetitif.
Melalui program GrabAcademy 2026 ini, Grab berharap dapat melahirkan lebih banyak lagi kisah sukses mitra yang berhasil mandiri secara finansial dan mengembangkan usahanya. Komitmen pemberdayaan ini menjadi bukti nyata kontribusi sektor teknologi dalam mempercepat pemerataan ekonomi nasional.