Kupang, Avis News — Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir memastikan skuad Timnas Indonesia akan melakoni tur pertandingan tandang (away) ke kawasan Timur Tengah pada agenda FIFA Matchday periode 9 hingga 17 November 2026 mendatang.
Kepastian tersebut diungkapkan oleh Erick Thohir usai menghadiri konferensi pers di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pematangan tim jelang tampil di putaran final Piala Asia 2027 yang akan diselenggarakan di Arab Saudi pada Januari hingga Februari 2027.
“Yang pasti kita akan main di Middle East (Timur Tengah),” ujar Erick kepada awak media.
Berdasarkan bocoran dari Federasi Sepak Bola Yordania (JFA), salah satu calon lawan kuat yang akan dihadapi Skuad Garuda dalam lawatan tersebut adalah Timnas Yordania, di mana laga dijadwalkan berlangsung di Stadion Internasional Amman pada 13 November 2026. Sementara untuk satu negara lawan tanding lainnya di kawasan tersebut, PSSI masih akan mengumumkan secara resmi dalam waktu dekat.
UJIAN MENTAL DAN ADU STRATEGI MELAWAN "KARAKTER" TIMUR TENGAH
Erick Thohir membeberkan alasan strategis di balik pemilihan negara-negara Timur Tengah sebagai lawan uji coba tanding tandang. Menurutnya, karakter permainan tim-tim asal jazirah Arab yang dikenal keras, ngotot, dan sarat akan drama di atas lapangan akan menjadi kawah candradimuka yang sempurna untuk menguji ketahanan mental para pemain Garuda.
“Ujian mental. Kita sengaja cari lawan yang terkenal banyak drama,” kelakar Erick menanggapi gaya permainan khas tim Timur Tengah.
Di ajang Piala Asia 2027 mendatang, Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama tim-tim tangguh seperti Jepang, Qatar, dan Thailand, di mana laga perdana Garuda dijadwalkan menghadapi Jepang pada 11 Januari 2027. Di sisi lain, Yordania sendiri menghuni Grup B bersama Bahrain, Korea Utara, dan Uzbekistan.
MENGALAH DEMI KONSER BTS DAN PROJEKSI TAHUN DEPAN
Selain faktor teknis persiapan turnamen akbar benua Asia, keputusan Timnas Indonesia untuk bermain di kandang lawan pada November 2026 juga didasari oleh faktor non-teknis di dalam negeri. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang selama ini menjadi "keramat" kandang Garuda dipastikan harus steril karena akan digunakan untuk rangkaian konser akbar boyband asal Korea Selatan, BTS, pada 26, 27, dan 29 Desember 2026.
“Kita mengalah untuk BTS. Konser BTS tiga hari, alhamdulillah. Nanti Januari akan ada Piala Asia 2027,” ujar Erick.
PSSI merencanakan Timnas Indonesia baru akan kembali bertindak sebagai tuan rumah pada agenda FIFA Matchday berikutnya di bulan Maret dan Juni 2027, sebelum kemudian bersiap menghadapi rangkaian Kualifikasi Piala Dunia 2030 Zona Asia yang akan resmi bergulir pada September 2027.
Di atas kertas, hijrah sementara ke markas lawan demi menghadapi tekanan atmosfer sepak bola Timur Tengah adalah ujian wajib yang harus ditaklukkan jika Garuda ingin berbicara banyak di kancah elit Asia.
Sebab mentalitas baja tidak lahir dari zona nyaman kandang sendiri, melainkan dari keberanian bertarung di bawah tekanan teror pendukung lawan di belahan bumi yang lain.