Kupang, Avis News — Langkah Manchester United di awal musim Premier League kembali menemui ganjalan berat. Bertandang ke markas Everton di Hill Dickinson, Setan Merah harus puas dengan hasil imbang 2-2 setelah kemenangan yang sudah di depan mata buyar pada detik-detik akhir pertandingan. Hasil ini membuat skuad asuhan Michael Carrick kehilangan total lima poin dari tiga laga perdana musim ini.

Keunggulan yang Dua Kali Buyar

Manchester United sebenarnya sempat dua kali berada dalam posisi memimpin. Bryan Mbeumo membuka keunggulan lebih dulu bagi tamu selepas jeda. Tuan rumah sempat menyamakan kedudukan melalui aksi Tyrique George, sebelum penyerang pengganti Benjamin Sesko membawa MU kembali unggul 2-1 lewat sundulan akurat menyambut umpan silang Luke Shaw saat waktu normal tersisa dua menit.

Namun, kemenangan di depan mata pupus ketika Ainsley Maitland-Niles melepaskan tembakan spekulatif di penghujung laga yang gagal diantisipasi lini belakang dan penjaga gawang. Michael Carrick secara terbuka mengakui bahwa hasil imbang ini terasa seperti sebuah kekalahan bagi timnya. Catatan minor ini juga menyamai rekor buruk klub dari enam tahun lalu, mengingat MU selalu kebobolan dua gol dalam tiga pertandingan awal musim ini.

Analisis Statistik dan Masalah Lini Pertahanan

Berdasarkan data statistik pertandingan, Everton justru tampil lebih agresif dan efektif dalam mendikte ancaman ke area pertahanan lawan. Everton mencatatkan expected goals (xG) sebesar 1,01 berbanding 0,72 milik MU, serta mendominasi total tembakan hingga 18 kali berbanding 14. Tembakan tepat sasaran tuan rumah juga mencapai 6 kali, sedangkan Setan Merah hanya mampu mencatat 3 kali.

Meskipun unggul dalam penguasaan bola (55 persen berbanding 45 persen) dan akurasi umpan (87 persen berbanding 86 persen), efektivitas serangan Manchester United masih menjadi PR besar. Tim terlihat terlalu pasif setelah memimpin dan gagal mengontrol ritme permainan, membiarkan Everton mengambil alih momentum di saat-saat krusial.

Sinar Terang dari Sesko, Rashford, dan Mainoo

Di tengah kekecewaan atas hasil akhir, beberapa pemain menunjukkan performa positif yang patut diapresiasi. Benjamin Sesko membuktikan ketajamannya sebagai pemain pengganti dengan menyumbangkan gol perdana di Premier League musim ini. Kondisi fisiknya yang mulai pulih setelah cedera pramusim membuka peluang besar baginya untuk segera merebut posisi sebagai starter.

Selain itu, Marcus Rashford tampil impresif selama 70 menit dengan kecepatan yang merepotkan lini belakang Everton. Gelandang muda Kobbie Mainoo juga tampil menonjol dalam mengatur ritme lini tengah serta menyumbangkan satu assist penting untuk gol pembuka Mbeumo.

Evaluasi menyeluruh harus segera dilakukan oleh Michael Carrick apabila Manchester United ingin bersaing di papan atas dan menghentikan tren kehilangan poin di menit-menit akhir pertandingan.