Kupang, Avis News — Hasil survei Lembaga Survei KedaiKOPI pada Oktober 2025 terhadap 932 responden mengungkapkan bahwa lari atau jogging resmi menempati posisi nomor satu sebagai olahraga yang paling digemari oleh masyarakat Indonesia. Berdasarkan data riset kependudukan tersebut, lari melesat memimpin daftar kegemaran fisik publik dengan angka persentase fantastis mencapai 60,6 persen, melampaui berbagai cabang olahraga populer lainnya di Tanah Air.

Kepopuleran lari yang begitu dominan ini menempatkannya jauh di atas jenis olahraga kegemaran masyarakat lainnya. Dalam daftar 10 olahraga favorit versi KedaiKOPI, lari unggul telak dibandingkan dengan bersepeda yang menempati posisi kedua dengan 9,2 persen, diikuti gym atau fitness sebesar 6,0 persen, sepak bola sebesar 5,7 persen, serta badminton yang mengantongi angka 4,2 persen dari total pilihan responden.

Tren melesatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari tidak lepas dari kepraktisan serta fleksibilitas aktivitas fisik ini dalam kehidupan sehari-hari. Para pengamat gaya hidup dan kesehatan menilai bahwa lari makin populer karena sifatnya yang sangat mudah dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa terikat oleh waktu, serta tidak membutuhkan fasilitas khusus atau lapangan tertutup untuk memulainya.

Faktor efisiensi biaya juga menjadi salah satu pendorong utama mengapa masyarakat dari berbagai kalangan usia mendadak menggemari olahraga lari. Dibandingkan dengan cabang olahraga lain yang memerlukan sewa tempat atau perlengkapan mahal, lari menawarkan opsi aktivitas fisik dengan biaya yang relatif terjangkau, sehingga dapat diakses secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat.

Selain kemudahan aksesibilitas fisik dan finansial, masyarakat makin menyadari besarnya manfaat lari bagi kesehatan fisik maupun kesehatan mental. Secara fisik, lari terbukti memperkuat fungsi kardiovaskular dan stamina tubuh, sementara secara psikologis, aktivitas lari berkala terbukti efektif mengurangi tingkat stres, memperbaiki pola tidur, serta meningkatkan suasana hati.

Fenomena menjamurnya olahraga lari ini turut didorong oleh maraknya pertumbuhan komunitas lari lokal serta makin maraknya penyelenggaraan acara event lari maraton di berbagai kota besar. Kehadiran komunitas ini tidak hanya menjadi wadah berolahraga bersama, tetapi juga menciptakan ekosistem gaya hidup baru tempat berjejaring, bersosialisasi, dan berbagi motivasi hidup sehat.

Melalui data riset yang mengukuhkan lari sebagai olahraga favorit nomor satu ini, pemerintah dan pemangku kepentingan diharapkan dapat terus memperluas penyediaan ruang publik yang aman dan nyaman seperti trotoar dan taman kota. Dukungan fasilitas umum yang memadai dipandang sangat krusial agar tren olahraga lari dapat terus tumbuh konsisten, mendorong budaya hidup aktif, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara menyeluruh.